M Hidayat: Jangan PaksakanUNBK Demi Pencitraan

M Hidayat: Jangan Paksakan UNBK Demi Pencitraan

M Hidayat: Jangan Paksakan UNBK Demi Pencitraan
Pemkab Solok Jangan Paksakan Diri Harus UNBK
* M Hidayat: Jangan Memberatkan Orang Tua
SOLOK – DPRD Kabupaten Solok mengingatkan agar Dinas Pendidikan setempat agar tidak memberatkan orang tua murid dan siswa dalam Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Solok, M Hidayat, mewanti-wanti agar Diknas Kabupaten Solok tidak memaksakan diri untuk UNBK. Sebab, masih banyak sekolah yang tidak memiliki fasilitas komputer yang memadai. Menurut M Hidayat, Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) bukan sesuatu yang hina, jika fasilitas komputer baik dari segi kualitas maupun kuantitas belum memadai.
“Kita harus paham, bahwa masih banyak sekolan yang belum memiliki komputer lengkap baik secara kuantitas maupun kualitas. Untuk itu kita ingatkan Dinas Pendidikan agar tidak memaksakan UNBK jika fasilitas belum memadai. Apalagi sampai memberatkan orang tua murid, upaya memaksa orang tua untuk membeli laptop untuk keperluan UNBK. Perlu dipahami juga, bahwa UNKP bukan sesuatu yang hina,” ujar M Hidayat.
M Hidayat,
Ketua Fraksi Partai NasDem Kabupaten Solok.
M Hidayat juga mengungkapkan, bahwa tahun lalu, ada laporan ke anggota DPRD, bahwa ada sekolah yang meminta orang tua murid membelikan laptop agar anaknya bisa ikut UNBK, dengan alasan komputer sekolah tidak memadai. Hal ini menurut Hidayat membuat orang tua murid pontang-panting mencari uang, bahkan pinjaman untuk membeli laptop.
“Kita harap kejadian tahun lalu itu tak terulang kembali. Apalagi kondisi ekonomi saat ini lesu dan banyak orang tua yang tak mampu. Kalau memang kita belum mampu melaksanakan UNBK 100 persen, jangan dipaksakan. Namun, bagi sekolah yang benar-benar sudah siap, silakan lajsanakan UNBK. Tapi bagi yang belum, jangan memaksakan diri,” ujarnya.
Terhadap sekolah yang sudah siap melaksanakan UNBK, M Hidayat juga mengharapkan agar Pemkab Solok, terutama Dinas Pendidikan, meminta jaminan ke PLN agar memastikan pasokan listrik saat ujian tidak terganggu. Demikian juga dengan stabilitas jaringan internet. Sehingga, UNBK tidak memunculkan masalah baru. Yakni siswa ujian menjadi tidak konsentrasi karena masalah teknis dan non teknis.
“Untuk menjamin ketersediaan jaringan internet dan listrik ini maka Dinas Pendidikan dan Olah Raga harus berkoordinasi dengan pihak PLN. Harus ada jaminan dari pihak PLN bahwa selama ujian tidak ada pemadam,” tegasnya.
M Hidayat juga mengingatkan bahwa tidak seluruh wilayah Kabupaten Solok dialiri listrik, apalagi sinyal internet. Sehingga, Pemkab Solok diminta tidak mengumbar pencitraan sebagai daerah yang siap dengan UNBK.
“Jangan karena mengumbar pencitraan di wilayah terisolir seperti Garabak Data, Kapujan, Sibie Aie dan daerah terisolir lainnya, dipaksakan UNBK. Perlu diingat, bahwa masih banyak wilayah terisolir di Kabupaten Solok. Jangankan untuk ujian dengan komputer, untuk bersekolah saja, masih banyak siswa yang harus berjuang keras,” ungkapnya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "M Hidayat: Jangan PaksakanUNBK Demi Pencitraan"

Posting Komentar